Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Cara Pencegahan Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita
Kesehatan Pria

Cara Pencegahan Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita 

Cara Pencegahan Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita – Sifilis atau raja singa adalah penyakit menular seksual menular pada wanita dan pria. Sifilis, meskipun jarang, memiliki efek fatal. Penderita Sipilis akan mengembangkan bintik-bintik seperti bekas luka akibat digigit serangga di organ vital mereka.

Tanda-tanda Sifilis pada Pria dan Wanita tidak hanya menyebabkan cedera atau peradangan pada organ-organ vital, tetapi dapat menyebar ke bagian lain tubuh dan bahkan ke seluruh tubuh penderita. Tanda dan gejala penyakit Sifilis bervariasi tergantung pada fase di mana penyakit ini muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier).

Fase primer umumnya akan ditandai dengan adanya chancre di sekitar alat kelamin, Sipilis sekunder ditandai dengan ruam menyebar yang sering muncul pada telapak tangan dan tumit kaki. Biasanya Sipilis laten tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan Sifilis tersier dengan gusi, neurologis, atau gejala jantung.

Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai peniru karena penampilannya ditandai oleh gejala yang tidak sama. Sifilis lebih sering terjadi pada pria, tetapi wanita juga bisa mendapatkannya. Sifilis parah dapat memiliki efek serius pada tubuh seperti kerusakan pada sistem saraf, jantung dan otak. Sipilis jika tidak sembuh dapat segera ditularkan dan ke pasangan seks.

Penyebab Sifilis

Penyebab Sipilis disebabkan oleh jenis bakteri yang memiliki karakteristik merespon bakteri pallidum atau spiroseta. Bakteri ini memiliki asal spirochaetaceae yang sangat kecil dan berbentuk spiral. Bakteri ini dapat hidup di hampir semua tubuh manusia.

Bakteri yang menyebabkan Sifilis biasanya masuk ke tubuh manusia melalui selaput lendir seperti vagina dan mulut. Bakteri ini kemudian memasuki tubuh inang melalui celah antara sel-sel epitel.

Bagaimana Gejala Sifilis pada Pria dan Wanita?

Karakteristik, Gejala dan Tanda Sifilis

Gejala atau tanda-tanda Sipilis seringkali menipu. Pasien akan sangat mudah melihat gejalanya jika ada luka pada organ vital, tetapi ada juga yang tidak terlihat (terutama pada wanita). Luka karena bakteri Sipilis dapat bersembunyi di vagina, anus, atau mulut.

Karakteristik dan gejala Sipilis dapat bervariasi dan berbeda satu sama lain. Kesalahan diagnosis sering dilakukan karena tanda-tanda awal Sipilis sering dianggap sebagai penyakit lain. Gejala dan tanda-tanda penyakit ini mudah dideteksi pada pria karena bekas luka biasanya terlihat. Namun pada wanita, seringkali penyakit ini sudah lama dikenal.

Gejala Sipilis biasanya muncul dalam 1-13 minggu setelah infeksi dengan bakteri yang menyebabkan Sipilis. Berikut adalah beberapa gejala umum yang biasanya terjadi:

  • Tanda awal yang biasanya sering dirasakan oleh orang yang terinfeksi adalah sakit, kehilangan nafsu makan, demam, mual, sakit kepala, kelelahan, berkeringat dan kedinginan.
  • Dalam beberapa waktu penderita akan mengalami anemia
  • Ruam berwarna kemerahan muncul di organ vital dan akan menyebabkan gatal
  • Kerontokan rambut terjadi.
  • Ada luka terbuka pada organ vital seperti infeksi akibat gigitan serangga

Pencegahan Sipilis

Dengan mengetahui gejala Sipilis sejak dini, kita dapat mencegah penularan atau perkembangan penyakit ini. .

Baca juga: http://habba.id/2020/02/27/bakteri-yang-menyebabkan-penyakit-sipilis/

Berikut ini adalah cara untuk mencegah Sipilis:

  • Jangan melakukan hubungan seks bebas atau sering bertukar pasangan dan setia kepada pasangan Anda
  • Menggunakan kondom akan mengurangi risiko terinfeksi Sipilis.
  • Menghindari kontak seksual atau menyentuh langsung dengan tangan pada jaringan yang terpapar langsung atau dengan cairan

Jika kita sudah menderita Sipilis dan kemudian sembuh, bukan berarti kita sudah kebal terhadap penyakit ini. Meskipun Sipilis pada Pria dan Wanita berhasil disembuhkan, penderita bisa mendapatkan Sipilis lagi jika mereka tidak hati-hati.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *