Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Kesehatan Hamil

Penyebab Menularnya Penyakit Sipilis saat ini 

Penyebab Menularnya Penyakit Sipilis saat ini – Saat ini empat sub-spesies bakteri ini telah ditemukan, yaitu Treponema pallidum carateum, Treponema pallidum endemicum, Treponema pallidum pertenue, dan Treponema pallidum pallidum.

Penyebab Menularnya Penyakit Sipilis
Penyebab Menularnya Penyakit Sipilis

Keempatnya adalah bakteri motil, yaitu bakteri yang dapat bergerak bebas sehingga bakteri ini dapat menginfeksi inangnya secara langsung melalui celah sel epitel.

Tetapi hanya Treponema pallidum pallidum yang dapat menyebabkan Sipilis dan pada saat yang sama dapat menyerang sistem saraf dan jaringan neurologis manusia. Treponema pallidum dapat menginfeksi dan menularkan Sipilis dengan berbagai cara. Beberapa cara penularan Sipilis penyakit menular seksual meliputi yang berikut:

Melakukan kontak seksual dengan organ seks secara langsung.

Saat berhubungan seks satu sama lain, terutama tanpa keamanan, bakteri Sipilis sangat mudah menyebar melalui cairan intim. Ingatlah bahwa Sipilis terkadang laten, jadi meskipun pasangan seks Anda tidak menunjukkan gejala Sipilis, masih ada kemungkinan bahwa bakteri yang dapat menyebabkan Sipilis telah menginfeksi pasangan Anda.

Melakukan kontak seksual dengan organ seks (seks oral)

Sipilis juga dapat menyerang jaringan mulut. Jangan mengira Anda aman dari infeksi Sipilis karena Anda tidak melakukan hubungan seksual dengan alat kelamin. Masih cairan di organ intim yang telah terinfeksi bakteri yang menyebabkan Sipilis dapat menyerang jaringan epitel mukosa mulut Anda.

Apa Saja Penyebab Menularnya Penyakit Sipilis?

Melakukan kontak seksual dengan organ seks (anal seks)

Hubungan seks anal memang tidak dianjurkan. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa seks anal sangat rentan terhadap penyakit menular seksual, terutama Sipilis. Inilah yang menyebabkan kaum gay berada di puncak penderita Sipilis dibandingkan dengan pasangan lain pada umumnya.

Jaringan epitel di anus sangat tipis sehingga dapat dengan mudah terluka selama hubungan seksual. Pertama, penularan melalui cairan seksual, dan yang kedua melalui darah.

Menggunakan jarum suntik yang tidak steril secara bergantian

Penggunaan jarum suntik tidak steril sangat berbahaya, terutama jika digunakan secara bergantian. Bakteri yang menyebabkan Sipilis dalam darah akan sangat cepat menyebar melalui media ini dalam waktu singkat.

Melalui darah atau luka saat kontak dengan penderita Sipilis

Meskipun ini jarang terjadi, tetapi dalam beberapa kasus Sipilis dapat ditularkan melalui proses ciuman. Ini terjadi jika ada luka di kedua mulut atau bibir, dan salah satu pasangannya adalah penderita Sipilis. Bakteri penyebab Sipilis yang ditemukan dalam darah penderita Sipilis akan menginfeksi luka pasangan.

Melalui plasenta antara wanita hamil dan janinnya

Wanita hamil yang menderita Sipilis dapat menginfeksi janin di dalam rahim. Kondisi ini disebut Sipilis bawaan. Bentuk spiral dari bakteri Treponema pallidum memungkinkannya untuk bergerak bebas di dalam lendir, sehingga dapat menembus jaringan mukosa dalam plasenta, kemudian menginfeksi sistem peredaran darah janin.

Baca juga: http://habba.id/2020/02/27/berapa-lama-penyakit-menular-seksual-muncul-pada-tes/

Meskipun ada banyak cara bagi bakteri Treponema pallidum untuk menularkan Sipilis, ada sejumlah kondisi di mana bakteri ini tidak dapat bergerak sama sekali dan menginfeksi tubuh Anda. Bakteri treponema pallidum tidak dapat bertahan lama tanpa inang, sehingga bakteri ini tidak akan bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. Akibatnya, Sipilis tidak dapat ditularkan melalui metode berikut:

  • Berbagi toilet dan bathtub yang sama dengan penderita Sipilis
  • Gunakan peralatan makan dan pakaian yang sama seperti penderita Sipilis
  • Berada di kolam renang atau sumber air panas bersama penderita Sipilis.

Demikian informasi rinci mengenai Penyebab Menularnya Penyakit Sipilis. Berhati-hatilah dan selalu gunakan keamanan saat melakukan hubungan seksual, baik oral, vagina, atau anal. Jangan berganti pasangan seks, dan selalu jaga kebersihan organ intim Anda.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *