Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Terkait

Apa yang Harus di Lakukan Penderita Sipilis? 

Apa yang Harus di Lakukan Penderita Sipilis? Penyakit Raja Singa adalah salah satu infeksi menular seksual atau juga bisa disebut Sipilis. Selain bisa melalui hubungan intim, bakteri yang menyebabkan penyakit raja singa atau Sipilis juga dapat menyebar melalui pemangsaan cairan tubuh pasien, misalnya melalui darah.

Penderita Sipilis
Penderita Sipilis

Setelah mengetahui penyebab penyakit raja singa. Selanjutnya Anda perlu tahu karakteristiknya. Karakteristik penyakit raja singa biasanya dalam bentuk luka kecil pada organ seksual dan pembengkakan di pangkal paha yang muncul antara 7 dan 20 hari setelah melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi. Mengobati Sipilis mudah terbukti sembuh total.

Bahkan tanpa perawatan luka bisa hilang dengan sendirinya tanpa meninggalkan bekas luka. Namun penyakit raja singa belum hilang dan terus bertambah. Ketika mencapai tahap tertentu, ruam dapat muncul di bagian tubuh mana pun termasuk tangan dan kaki dan mungkin ada rambut rontok.

Banyak orang berpikir bahwa membicarakan infeksi menular seksual (IMS) adalah hal yang tabu. Apalagi jika seseorang terinfeksi, stigma yang melekat padanya seringkali membuat pasien merasa lebih enggan berkonsultasi ke dokter. Bahkan, dengan berdiskusi, berkonsultasi, dan menemui dokter, pencegahan dan pengendalian IMS bisa lebih efektif.

Saat ini, infeksi Sipilis yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum telah muncul kembali di beberapa negara, terutama di Jepang. Sementara tahun lalu Amerika mencapai rekor tertinggi kasus IMS, termasuk Sipilis. Di Australia, dalam enam tahun terakhir, enam bayi meninggal karena Sipilis. Dan setiap tahun ada tambahan 200 kasus baru IMS. Apakah Indonesia aman? Belum tentu. Beberapa kasus Sipilis yang terjadi di Indonesia tidak terdeteksi karena pasien tidak mengunjungi dokter, dan laporan kasus masih sangat terbatas.

Sipilis adalah penyakit sistemik yang terjadi dalam 4 tahap. Pada tahap akhir, Sipilis mencapai tahap paling kronis yang mempengaruhi organ-organ dalam tubuh yang menyebabkan kematian. Mari kita tingkatkan kesadaran diri untuk deteksi dini Sipilis, terutama jika Anda mengetahui gejalanya.

Gejala Sipilis

Tanda paling awal yaitu penampakan luka atau luka di lokasi kontak seksual, luka tidak nyeri sehingga sering terabaikan. Gangguan yang paling khas adalah adanya ruam merah-hitam bersisik, dapat ditemukan di semua area tubuh, yang paling khas adalah di rongga mulut, telapak tangan, alat kelamin, dubur. Gejala-gejala ini akan muncul 2 hingga 4 minggu atau bahkan lebih lama. Tidak perlu menunggu sampai luka menyebar, hanya satu luka dengan fitur ini, segera berkonsultasi dengan dokter kulit dan spesialis di rumah sakit terdekat.

Pemeriksaan Apa Yang Harus Dicoba?

Pada tahap awal dokter akan memeriksa luka yang terinfeksi diikuti dengan tes darah.

Perawatan Apa Yang Harus Diberikan?

Untuk pasien dengan infeksi Sipilis primer dan sekunder, dokter akan memberikan pengobatan antibiotik. Untuk pasien yang memiliki riwayat alergi, obat ini dapat diberikan secara oral atau injeksi.

Bisakah Sipilis disembuhkan? Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, sehingga dengan perawatan yang tepat, tentu saja infeksi akan teratasi. Tes VDRL (Veneral Diseases Research Laboratory) juga dapat dilakukan untuk menentukan apakah Anda menderita Sipilis atau tidak. Setelah menerima perawatan, Anda akan dievaluasi dan dipantau secara teratur selama dua tahun. Jika hasilnya memuaskan, bisa dinyatakan sembuh. Sayangnya, pada pasien dengan Sipilis tersier, pemantauan infeksi membutuhkan waktu lebih lama.

Baca juga: http://habba.id/2020/02/27/bakteri-yang-menyebabkan-penyakit-sipilis/

Mari kita berperan dalam upaya mencegah penyebaran infeksi Sipilis. Cara yang paling efektif adalah dengan setia kepada satu pasangan. Untuk orang muda yang belum menikah, tinggal jauh dari narkoba, seks bebas dan pernikahan dini.

Demikian informasi rinci mengenai Penderita Sipilis. Berhati-hatilah dan selalu gunakan keamanan saat melakukan hubungan seksual, baik oral, vagina, atau anal. Jangan berganti pasangan seks, dan selalu jaga kebersihan organ intim Anda.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *