Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Kesehatan Pria

Gejala Penyakit Sipilis pada Wanita 

Gejala Penyakit Sipilis pada Wanita – Gejala penyakit Sipilis (Sifilis) berlangsung 3-4 minggu, kadang-kadang hingga 13 minggu. Kemudian benjolan muncul di sekitar alat kelamin. Kadang disertai pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang tanpa pengobatan. Ada bintik-bintik kemerahan di tubuh sekitar 6-12 minggu setelah berhubungan seks.

Penyakit Sipilis pada Wanita
Penyakit Sipilis pada Wanita

Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala Penyakit Sipilis pada Wanita, atau disebut latensi. Sekitar 5-10 tahun sifilis akan menyerang sistem saraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada wanita hamil sifilis dapat ditularkan ke bayi yang mereka bawa dan dapat dilahirkan dengan kerusakan pada kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.

Kenali gejala yang mungkin terjadi pada wanita, yang terurai dalam empat tahap berbeda.

Tahap satu

Tahap ini ditandai dengan munculnya luka kemerahan dan basah di Miss V, batang usus atau mulut. Luka ini disebut chancre, dan muncul di area spirochaeta memasuki tubuh seseorang untuk pertama kalinya. Beberapa minggu, chancre akan hilang. Stadion ini adalah stadion yang sangat menular.

Tahap dua

Selain sifilis tahap pertama yang tidak diobati, penderita biasanya akan mengalami ruam, yang paling penting di telapak kaki dan tangan. Mereka juga dapat menemukan luka di bibir, mulut, tenggorokan, Miss V dan anus. Gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan sakit, mungkin juga dialami pada tahap ini. Tahap ini biasanya berlangsung selama satu hingga dua minggu.

Tahap tiga

Selain dari sifilis tahap dua, masih belum diobati, penderita akan mengalami apa yang disebut sifilis laten. Tetapi ini berarti bahwa semua gejala penyakit akan hilang, tetapi penyakit hal semacam itu sebenarnya masih bersarang di tubuh, dan kuman yang menyebabkannya masih bergerak di seluruh tubuh. Sifilis laten dapat bertahan selama bertahun-tahun.

Tahap empat

Penyakit ini akibatnya dikenal sebagai sifilis tersier. Pada tahap ini, spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak, jantung, batang otak dan tulang.

Berikut adalah beberapa jenis obat yang biasa digunakan pada pasien Penyakit Sipilis pada Wanita:

1. Antibiotik Sifilis Alami

Antibiotik adalah jenis obat untuk penderita sifilis yang diberikan pada tahap primer atau awal. Antibiotik bekerja untuk melemahkan kuman. Kecuali itu antibiotik juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga sifilis tidak bertambah buruk.

Tetapi selain minum antibiotik, pasien juga akan diberikan obat-obatan lain oleh dokter sesuai kebutuhan mereka. Yang perlu diperhatikan oleh pasien, yaitu keteraturan konsumsi antibiotik hingga habis karena jika tidak teratur dan tidak habis, maka penderita harus mengulangi periode waktu konsumsi antibiotik seperti itu.

Baca juga: http://habba.id/2020/02/27/apakah-anda-tahu-apa-penyebab-sipilis/

2. Herbal Alami

Herbal alami adalah bentuk sifilis yang disukai. Pengobatan sifilis dapat dilakukan dengan berbagai metode. Sifilis alami bahkan dapat ditemukan di beberapa kios obat di luar rumah sakit. Itu adalah salah satu obatnya, yang secara khusus merupakan konsistensi dari konsumsi obat dan gaya hidup sehat.

Pengalaman banyak penderita kelamin yang menggunakan pengobatan antibiotik pada umumnya disembuhkan sebagian. Nah, jadi itulah dia pembahasan mengenai Penyakit Sipilis pada Wanita berserta beberapa cara mengobatinya yang telah kami sajikan untuk Anda. Demikianlah pembahasan artikel ini saya buat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, terimakasih.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *