Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Blog Post

Penyebab dan Beberapa Gejala Penyakit Gonore
Kesehatan Pria

Penyebab dan Beberapa Gejala Penyakit Gonore 

Penyebab dan Beberapa Gejala Penyakit Gonore – Kencing nanah atau yang biasa disebut gonore, adalah penyakit menular yang sering ditularkan melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Infeksi gonore menyebar dengan mudah dan paling sering terjadi pada orang yang memiliki banyak pasangan seksual.

Penyebab Gonore

Penyebab kencing nanah atau kadang disebut gonore adalah Neisseria gonorrhoeae. Bakteri yang menyebabkan gonore dapat tumbuh dan berkembang biak dengan mudah di selaput lendir tubuh. Bakteri ini dapat tumbuh di organ yang lembab dan hangat seperti saluran reproduksi, termasuk serviks, uterus, uterus, dan uretra.

Gejala Gonore

Setelah Anda mengetahui penyebab gonore, Anda mungkin bertanya-tanya tentang gejala gonore. Tidak semua orang yang terinfeksi kencing nanah atau gonore memiliki gejala, jadi tahu kapan harus mencari pengobatan bisa menjadi masalah. Gejala Penyakit Gonore biasanya muncul dalam 2-10 hari setelah terpapar, tetapi penyakit ini juga dapat berkembang hingga 30 hari.

Ciri-ciri penyakit gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, termasuk saat buang air kecil akan terasa menyakitkan atau sakit dan keluarnya cairan kental seperti nanah berwarna kuning dari vagina atau penis.

Tanda-tanda umum kencing nanah atau gonore sedikit berbeda antara pria dan wanita.

Gejala gonore pada wanita:

  • Keputihan berwarna kekuningan.
  • Nyeri perut bagian bawah atau panggul.
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil.
  • Konjungtivitis (gatal dan mata merah).
  • Pendarahan di luar periode menstruasi
  • Ada noda plek dari alat kelamin setelah hubungan intim.
  • Pembengkakan vulva (vulvitis).
  • Sensasi terbakar di tenggorokan (karena seks oral).
  • Kelenjar bengkak di tenggorokan (karena seks oral).

Pada beberapa wanita, gejala-gejala gonore sangat ringan sehingga mereka sendiri tidak menyadari bahwa itu adalah gonore. Banyak gejala wanita menyebabkan keputihan. Karena keputihan dapat menjadi tanda dari sejumlah masalah yang berbeda, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosis dan perawatan yang tepat. Kini penyakit gonore dapat diatasi dengan obat antibiotik yang dijual bebas di apotek.

Apa Saja Gejala Penyakit Gonore pada Pria?

Gejala gonore pada pria:

  • Penis mengeluarkan cairan berwarna putih, kehijauan atau kekuningan seperti nanah.
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil.
  • Sensasi terbakar di tenggorokan (karena seks oral).
  • Nyeri testis atau pembengkakan.       
  • Kelenjar bengkak di tenggorokan (karena seks oral).
  • Gejala biasanya muncul 2-14 hari setelah infeksi.

Diagnosis gonore

Kencing nanah atau gonore adalah penyakit yang cukup serius. Untuk mendiagnosis gonore, dokter akan menggunakan tes untuk mengambil tetesan cairan dari uretra pada pria atau dari serviks pada wanita. Spesimen kemudian akan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis. Tes lain yang bisa dilakukan adalah memeriksa tetesan urin untuk mengetahui keberadaan bakteri.

Perlu diingat, gonore dan klamidia, atau penyakit menular seksual lainnya sering terjadi bersamaan, sehingga pengobatan biasanya langsung dilakukan bersamaan walaupun gejala gonore muncul.

Perawatan gonore

Pengobatan kencing nanah atau gonore perlu dilakukan untuk mencegah penyakit gonore menjadi lebih parah, sekaligus mencegah penularan. Pengobatan gonore dapat dilakukan dengan memberikan antibiotik baik yang diambil atau disuntikkan.

Baca juga: http://habba.id/2020/03/07/penularan-gonore-dan-cara-untuk-mencegahnya/

Pasangan seksual dari pasien yang terinfeksi juga harus diperlakukan sama untuk mencegah infeksi ulang dan penyebaran penyakit ini lebih lanjut, karena gonore adalah penyakit menular seksual.

Selain itu, perlu diingat bahwa:

Beri tahu siapa pun yang telah menjadi pasangan seksual bahwa Anda terinfeksi. Ini penting karena gonore mungkin tidak memiliki gejala. Wanita khususnya, mungkin sama sekali tidak menunjukkan gejala dan mungkin tidak mencari pengobatan kecuali diperingatkan oleh pasangan mereka.

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *